Tanya Dokter Tentang Jerawat: Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penyebab Jerawat

  • Whatsapp
Jerawat

Siapa sih yang ingin wajahnya ditumbuhi jerawat? pasti semua orang ingin memiliki wajah yang mulus, putih dan cerah tanpa jerawat. Namun jerawat bisa saja muncul baik karena debu yang mengendap di pori, minyak yang berlebihan ataupun dari sebab-sebab hormonal khususnya untuk wanita. Jerawat sebetulnya dapat hilang dengan sendirinya jika Anda rajin membersihkan wajah. Akan tetapi tanpa disadari Anda justru melakukan berbagai kebiasaan buruk yang membuat jerawat semakin betah bahkan semakin besar dan banyak. Untuk mengobatinya, Anda bisa tanya dokter tentang jerawat dan obatnya secara langsung. Sembari mengobati, hindari kebiasaan buruk berikut yang dapat memperparah jerawat Anda:

  • Sering memencet jerawat.

Memencet jerawat sering kali dilakukan oleh Anda yang berjerawat dengan harapan jerawat dapat segera mengempis dan hilang. Padahal kondisi tersebut justru bisa membuat jerawat tambah besar karena mengalami peradangan. Memencet jerawat hingga membuatnya terluka juga akan semakin memperparah keadaan karena akan timbul bekas luka yang justru bisa lebih lama untuk sembuh dan kembali seperti sedia kala.

  • Sering memegang jerawat.

Jerawat sering kali menyebabkan rasa gatal sehingga Anda kerap menyentuhnya meski hanya untuk mengusap agar tidak gatal saja. Sayangnya hal ini juga bisa mengakibatkan kondisinya semakin buruk karena jari tangan Anda belum tentu steril tanpa kuman. Jika sering dipegang, kuman dari jari tangan akan berpindah ke jerawat Anda yang bisa menyebabkannya semakin besar karena iritasi dan infeksi. Biarkan saja jerawat di tempatnya hingga nanti saat ia mengempis dengan sendirinya.

  • Terlalu sering cuci muka.

Membersihkan muka saat berjerawat memang penting dan seharusnya dilakukan setiap hari sekali. Tetapi beberapa orang justru melakukannya terlalu sering saat mereka berjerawat dengan anggapan jika semakin bersih jerawat akan lebih mudah sembuh. Padahal cuci muka terlalu sering akan membuat muka Anda kekeringan karena kehilangan minyak alami sebagai antimikroba. Hal ini bisa berakibat kulit menjadi iritasi dan jerawat semakin merah.

  • Jenis kosmetika.

Saat berjerawat, kulit menjadi lebih sensitif. Jika sebelumnya Anda sudah cocok menggunakan jenis kosmetika tertentu, bisa jadi saat berjerawat atau di bagian kulit yang berjerawat, pemakaian kosmetik tersebut menjadikan kulit iritasi atau alergi. Perhatikan gejalanya dan hindari penggunaan kosmetik jika hal tersebut terjadi untuk sementara waktu. Ada baiknya Anda tidak memakai kosmetik di area jerawat karena dapat menambah kotoran yang menempel di area tersebut.

  • Menggosok kulit terlalu kuat.

Setelah mencuci muka, mungkin Anda ingin mengeringkan airnya agar tidak menetes. Cara yang terbaik adalah dengan menepuk-nepuk area wajah dengan handuk yang menyerap air atau membiarkannya agar air menguap dengan sendirinya. Hal ini lebih baik dibandingkan Anda menggosok muka untuk mengeringkan air karena dapat menyebabkan kulit iritasi dan mengurangi keelastisan kulit itu sendiri.

Kebiasaan buruk di atas harus dihindari jika tak ingin jerawat menjadi semakin lama disembuhkan. Untuk cara menyembuhkan jerawat yang tepat, Anda dapat tanya dokter tentang jerawat melalui aplikasi Halodoc yang dapat mempertemukan Anda dengan para dokter spesialis sesuai dengan masalah yang disampaikan. Halodoc dapat Anda miliki di smartphone dengan mengunduhnya di Play Store. Dengan Halodoc Anda akan serasa memiliki dokter pribadi yang siap selalu untuk memberikan informasi bermanfaat untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Setelah jerawat sembuh, lakukan cara-cara pencegahan agar ia tak mudah kembali lagi dan mengganggu wajah Anda.

Related posts